Selasa, 07 Januari 2014

pertanyaan kelompok MAC


Kelompok Empat (4) Medium Access Control


Pertanyaan:

1.      ( Tria Cahya Andani ) apa yang dimaksud dengan interval diskrit pada aloha berslot ?
2.      ( Asti  astriana ) sebutkan dua buah kanal pada Wavelength Division Multiple Access Protokol !
3.      ( Putri Namira ) Pada protocol persaingan terbatas apa yang dimaksud dengan ukuran delay pada beban yang rendah dan efisiensi kanal pada beban yang tinggi ?
4.      ( Tiara Septinia ) Jelaskan  tujuan Wavelength Division Multiple Access beserta contohnya  !
5.      ( Kinantan ) Contoh model stasiun pada LAN !
6.      ( Ibu Miftahul Jannah ) Apa fungsi MAC pada datalink !


Jawaban:

1.      Interval diskrit adalah jarak waktu atau selang waktu manual agar tidak terjadi tabrakan antara frame penguji sesuai dengan ketentuan kerja aloha ber-slot, guna meningkatkan kapasitas system aloha, dimana masing-masing intervalnya  berkaitan dengan frame.

2.      -      kanal yang sempit disediakan sebagai kanal control untuk memberikan sinyal kepada stasiun.

-          Kanal yang lebar disalurkan sedemikian rupa sehingga stasiun dapat mengeluarkan frame-frame data.

3.      Pada keadaan beban yang rendah, persaingan ( yaitu aloha murni atau aloha ber-slot) lebih disenangi karena memiliki nilai yang cukup rendah. Begitu beban meningkat, persaingan menjadi kurang menarik lagi.

4.      Protocol menunjang 3 kelas yaitu:

-          Lalu lintas connection oriented dengan laju data konstan contohnya video tidak terkompresi.
-          Lalu lintas connection oriented dengan laju data berubah-ubah contohnya transfer file.
-          Lalu lintas datagram contohnya paket UDP.

5.      Contohnya pada computer, telepon atau komunikasi pribadi yang masing-masing memiliki program atau pengguna yang menghasilkan frame untuk transmisi.

6.      Fungsi MAC adalah sangat penting bagi hampir semua yang menggunakan kanal multi-access menjadikannya sebagai basis komunikasi. MAC sublayer merupakan bagian terbawah dari data link layer.

Enterprise Resource Planning (ERP)



Konsep Sistem Informasi Lanjut


Tema : ERP

Anyela Desiarni                 (10110957)
Christin Marta D               (11110582)
Putri Namira                      (15110460)

Kelas              : 4KA14


UNIVERSITAS GUNADARMA
S1 – Sistem Informasi
PTA 2013-2014

Enterprise Resource Planning
(ERP)

I.              Pengertian ERP
ERP (Enterprise Resource Planning) adalah sebuah konsep untuk merencanakan dan mengelola sumber daya perusahaan meliputi dana, manusia, mesin, suku cadang, waktu, material dan kapasitas yang berpengaruh luas mulai dari manajemen paling atas hingga operasional di sebuah perusahaan agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan nilai tambah bagi seluruh pihak yang berkepentingan (stake holder) atas perusahaan tersebut.
ERP merupakan sistem terintegrasi yang mempunyai tujuan merangkum bisnis proses yang ada sehingga menjadi satu kolaborasi yang efisien dan efektif dan sistem tersebut di dukung dengan teknologi informasi dan dapat menghasilkan informasi yang enunjang perusahaan menjadi lebih kompetitif.

Karakter Sistem ERP
·       Merupakan sebuah sistem terintegrasi (terpadu) untuk setiap atau seluruh fungsi bisnis yang beroperasi secara real-time dan tidak tergantung pada periodic update.
·       Fungsi-fungsi bisnis diimplementasikan secara modular, dan masing-masing modul secara otomatis berkomunikasi secara real-time.
·       Menggunakan system database yang umum, yang mendukung seluruh aplikasi.
·       Model Tampilan yang konsisten pada setiap modulnya.
·       Proses Instalasi tanpa harus melakukan integrasi data/aplikasi oleh IT Departement.
·       Modul Finance/Accounting :    General ledger, payables, cash management, fixed assets, receivables, budgeting, consolidation, dll.
·       Modul Human resources: Payroll, training, benefits, 401K, recruiting, diversity management, dll.
·       Modul Manufacturing: Engineering, bill of materials, work orders, scheduling, capacity, workflow management, quality control, cost management, manufacturing process, manufacturing projects, manufacturing flow, activity based costing, product lifecycle management, dll.
·       Modul Supply chain management: Order to cash, inventory, order entry, purchasing, product configurator, supply chain planning, supplier scheduling, inspection of goods, claim processing, commissions, dll.
·       Modul Project management: Costing, billing, time and expense, performance units, activity management, dll.
·       Modul Customer relationship management: Sales and marketing, commissions, service, customer contact, call center support, dll.
·       Modul Data services: Beragam tampilan khusus untuk customers, suppliers and/or employees.
·       Modul Access control: Manajemen Hak Akses User untuk berbagai proses.

Keuntungan ERP
ü Integrasi data keuangan
Untuk mengintegrasikan data keuangan sehingga top management bisa melihat dan mengontrol kinerja keuangan perusahaan dengan lebih baik.
ü Standarisasi Proses Operasi
Menstandarkan proses operasi melalui implementasi best practice sehingga terjadi peningkatan produktivitas, penurunan inefisiensi dan peningkatan kualitas produk
Standarisasi Data dan Informasi
. Menstandarkan data dan informasi melalui keseragaman pelaporan, terutama untuk perusahaan besar yang biasanya terdiri dari banyak business unit dengan jumlah dan jenis bisnis yg berbeda-beda.
ü Suksesor Penerapan
Syarat sukses memilih ERP Pengetahuan dan Pengalaman Pengetahuan adalah pengetahuan tentang bagaimana cara sebuah proses seharusnya dilakukan, jika segala sesuatunya berjalan lancar Pengalaman adalah pemahaman terhadap kenyataan tentang bagaimana sebuah proses seharusnya dikerjakan dengan kemungkinan munculnya permasalahan. Pengetahuan tanpa pengalaman menyebabkan orang membuat perencanaan yang terlihat sempurna tetapi kemudian terbukti tidak bisa diimplementasikan. Pengalaman tanpa pengetahuan bisa menyebabkan terulangnya atau terakumulasinya kesalahan dan kekeliruan karena tidak dibekali dengan pemahaman yg cukup.

II.           Implementasi ERP
Implementasi ERP adalah investasi jangka panjang dan memerlukan persiapan yang layak secara menyeluruh dalam semua aspek bisnis seperti analisis proses bisnis Anda atau pilihan yang tepat dari skema infrastruktur.

Persiapan proyek ERP Anda :
1.    Mendefinisikan ruang lingkup proyek dan tujuan.
2.    Tentukan jadwal dan tahapan pekerjaan.
3.    Tentukan sumber daya yang diperlukan.
4.    Memimpin pelaksanaan proyek Anda.
5.    Pilih modul ERP yang tepat untuk dilaksanakan.
6.    Migrasi / mengimpor data Anda saat ini.

Memulai proyek ERP anda :
1.    Pilih infrastruktur yang tepat : di situs, layanan hosting dan Software sebagai Service (SaaS).
2.    Server Setup dan Administrasi.
3.    Database Setup.
4.    ERP setup dan Administrasi.
5.    Mengamankan data dan koneksi Anda.

Memelihara proyek ERP Anda :
1.    Melatih administrator Anda.
2.    Melatih pengguna Anda.
3.    Sesuaikan ERP Anda.
4.    Memelihara dan memonitor server Anda.

Poin-poin yg bisa digunakan sebagai pedoman pada saat implementasi ERP:
§  ERP adalah bagian dari infrastruktur perusahaan, dan sangat penting untuk kelangsungan hidup perusahaan.
§  Semua orang dan bagian yang akan terpengaruh oleh adanya ERP harus terlibat dan memberikan dukungan ERP ada untuk mendukung fungsi bisnis dan meningkatkan produktivitas, bukan sebaliknya.
§  Tujuan implementasi ERP adalah untuk meningkatkan daya saing perusahaan Pelajari kesuksesan dan kegagalan implementasi ERP, jangan berusaha membuat sendiri praktek implementasi ERP.
§  Ada metodologi tertentu untuk implementasi ERP yang lebih terjamin keberhasilannya.

Gagalnya ERP :
§  Waktu dan biaya implementasi yang melebihi anggaran Pre-implementation tidak dilakukan dengan baik
§  Strategi operasi tidak sejalan dengan business process design dan pengembangannya
§  Orang-orang tidak disiapkan untuk menerima dan beroperasi dengan sistem yang baru

 
Sumber :








Minggu, 05 Januari 2014

LP Compiere



1.      Pengenalan compiere adalah Compiere adalah salah satu perangkat lunak ERP (Enterprise Resource Planning) yang teraplikasi dengan solusi perangkat lunak CRM (Customer Relationship Management) yang terintegrasi secara lengkap dan bersifat Open Source. Compiere yang merupakan perangkat lunak ERP memberikan solusi bisnis dalam banyak hal, baik untuk perusahaan kecil maupun perusahaan menengah dalam distribusi dan pelayanan yang berbasis global dan mencakup semua area dari manajemen pelanggan (Customer Management) sampai rantai persediaan untuk laporan akunting.

2.      Sejarah compiere adalah
Compiere dikembangkan mengunakan J2EE. Baik aplikasi maupun kode sumber (source code) tersedia bebas dengan lisensi Compiere Public License berdasarkan Mozilla Public License. Compiere dapat dikustomisasi dan dikembangkan didalam aplikasinya dengan menambahkan modul software. Dokumentasi dan kontrak dukungan (support contracts) juga tersedia dengan imbalan. Semula dibuat untuk database propietari Oracle, tapi sejak versi 2.5.2, Compiere telah indepenen dan dirilis dengan portasi ke multiple database ports seperti PostgreSQL, MySQL dan Sybase. Compiere juga jalan diatas database Firebird menggunakan ekstensi Fyracle tanpa perlu porting.
Compiere memiliki semua fungsionalitas sebuah ERP, tapi guna menghindari duplikasi terhadap indormasi dan kebutuhan akan sinkronisasi, maka ia disusun dengan cara yang berbeda. Modul-modul Compiere telah tersedia untuk: Quote-to-Cash, Requisition-to-Pay, Customer relationship management, Partner Relations Management, Supply Chain Management, Performance Analysis, dan Web Store. Modul bidang manufacturing kini ini sedang dikembangkan dalam sebuah proyek sumber terbuka independen: CMPCS atau Kompiere Libero Manufacturing.

3.      Apa itu compiere
Compiere adalah sebuah software ERP (singkatan dari Enterprise Resource Planning), dan merupakan sebuah software ERP berbasis open source pertama kali dan merupakan salah satu software ERP yang paling popular saat ini.
Compiere dilengkapi dengan beberapa fitur, semisal Inventory Management, Purchasing, Sales Order, Account Payable, Account Receivable dan General Ledger sebagai pondasinya. Didukung dengan kemampuan multi currency, multi company dan multi language, Compiere sangat cocok bagi perusahaan-perusahaan berbentuk group of companies, yang lazim di Indonesia.